- Wiryanto Dewobroto. (2005b). “Analisa Inelastis Portal - Dinding Pengisi dengan Equivalent Diagonal Strut”, Jurnal Teknik Sipil - ITB, Edisi Vol. 12 / 4, Oktober 05, Institut Teknologi Bandung, Bandung (down-load PDF 358 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2005a). “Strategi Pembelajaran Era Digital : Usulan Skenario Dalam Menyambut Transformasi UPH Sebagai Kampus Digital”, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Tahun ke-11, No. 056, September 2005, Badan Penelitian dan Pengembangan, DEPDIKNAS, Jakarta (read …)
- Hardjasaputra, H., Dewobroto, W., Setiawan, F. (2005). “Proyek Tangki Air dari Semen-Pasir-Bambu di Mesjid Al-Ikhlas, Binong ,Tangerang”, Jurnal Teknik Sipil - UPH, Vol.2 No.1 Januari 2005, Universitas Pelita Harapan, Banten. (down-load PDF 324 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2004c). “Perancangan Balok Beton Bertulang dengan SAP2000″, Jurnal Teknik Sipil - UPH, Vol.1 No.2 Juli 2005, Universitas Pelita Harapan, Banten. (down-load PDF 323 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2004b). “TINJAUAN TATA CARA PERANCANGAN TORSI TERBARU pada BALOK BETON , Studi Kasus: Struktur Canopy dengan Torsi Keseimbangan”, Jurnal Teknik Sipil - UPH, Vol.1 No.1 Jan.2004, Universitas Pelita Harapan, Banten.
- Wiryanto Dewobroto. (2004a). “Lebih Dekat dengan Kampus Uni-Stuttgart di Kota Asal Mercedes Benz”, Majalah PELITA HARAPAN , Volume III/1, Jan.-Maret 04. (read …. or down-load PDF 184 kb)
|
- Dewobroto, W., Pentingnya Penguasaan Aplikasi Komputer Rekayasa bagi Sarjana Teknik Sipil, Sekarang dan Masa Depan, Invited speaker pada Seminar dan Pelatihan SAP2000, Unisma Bekasi, 23 November 2007 (report)
- Wiryanto Dewobroto, Sugeng Wijanto, Toto Ismintarto. (2007). “THE APPLICATION of STM (BASED on ACI 318-02) and FEA
for THE DESIGN of STRUCTURAL TRANSFER-WALL - Case study : ‘Kota Kasablanka’ Mixed Use Project, Jakarta”, EACEF - The 1st International Conference of European Asian Civil Engineering Forum, Civil Engineering Department, Universitas Pelita Harapan, Lippo Karawaci, Indonesia, 26-27 Sept. 2007, (down load paper 378 kb) - English version paper
- Wiryanto Dewobroto. (2007b). “BLOG : Media Pembelajaran di Era Kampus Digital”, Temu Ilmiah Nasional Dosen Teknik, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Jakarta, 29 Agustus 2007 (down-load paper 347 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2007a). “STRUKTUR JEMBATAN TERINGAN dan TERKUAT (TERKOKOH) - Studi kasus : Jembatan Model UPH pada KJBI 2005 dan KJI 2006″, seminar “Research and Education in Engineering for Prospected Technology - National Conference on Prospected Technology 2007 (NCPT 2007)”, Universitas Maranatha, 24-25 Agustus 2007, Bandung (down-load paper 199 kb)
- Wiryanto Dewobroto .(2006c). “Metode s.t.m untuk Perencanaan Struktur Transfer-Wall Proyek ‘Kota Kasablanka’ Jakarta”, seminar “The 2nd National Civil Engineering Conference”. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Unika Soegijapranata, Semarang, 20 – 21 Desember 2006 (down-load paper PDF 160 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2006b). “Ilmu Rekayasa Klasik Sarana Menguasai Program Aplikasi Rekayasa - Studi Kasus: Mekanika Teknik Klasik dan Program SAP2000″, Pembicara Utama dalam Seminar di Pameran Buku Konstruksi Indonesia 2006, R. Sapta Taruna, Gd. Utama Departemen Pekerjaan Umum, Jl. Pattimura 20, Sabtu, 2 Desember 2006 (down-load paper PDF 883 kb dan presentasi 1,620 kb)
- Beta Patrianto dan Wiryanto Dewobroto. (2006). “Evaluasi Metode Perencanaan Batang Aksial Murni SNI-03-1729-2000 dan AISC-LRFDâ€, Civil Engineering Conference: Toward Sustainable Civil Engineering Practice , Surabaya, 25-26 Agustus 2006, Universitas Kristen PETRA (down-load PDF)
- Ranny Anita dan Wiryanto Dewobroto. (2006).“Strategi Analisis Struktur dengan Kabel Prategang memakai SAP2000â€, Civil Engineering Conference: Toward Sustainable Civil Engineering Practice, Surabaya, 25-26 Agustus 2006, Universitas Kriten PETRA (down-load PDF)
- Wiryanto Dewobroto, Sahari Besari dan Bambang Suryoatmono. (2006). “Perlunya Pembelajaran Baja Cold-Formed dalam Kurikulum Konstruksi Baja di Indonesia†, prosiding Lokakarya Pengajaran Mekanika Teknik, Konstruksi Beton dan Konstruksi Baja, Jurusan Teknik Sipil, FT Universitas Udayana, Bukit, Jimbaran, Bali (down-load PDF 619 kb)
- Wiryanto Dewobroto.(2006a). “Pemrograman sebagai Sarana Pembelajaran Rekayasaâ€, prosiding Lokakarya Pengajaran Mekanika Teknik, Konstruksi Beton dan Konstruksi Baja, Jurusan Teknik Sipil, FT Universitas Udayana, Bukit, Jimbaran, Bali (down-load PDF 398 kb)
- Wiryanto Dewobroto dan Sahari Besari. (2006). “Simulasi Numerik Berbasis Komputer sebagai Solusi Pencegah Bahaya akibat Kegagalan Bangunan”, Presentation and Proceeding at the Seminar Nasional Kegagalan Bangunan, Solusi dan Pencegahannya, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Pelita Harapan, Lippo Karawaci, Rabu 3 Mei 2006 (down-load PDF 771 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2005d). “Strategi Penyelesaian Numerik Berbasis Komputer Analisis Lentur Ultimate Penampang Beton (Model Tegangan Parabolik PCA)”, Presentation and Proceeding at the Seminar Nasional Teknologi II, Universitas Teknologi Yogyakarta, 10 December 2005 (down-load PDF 280 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2005c). “Masih perlukah mempelajari Mekanika Teknik Klasik dalam Era Serba Komputer ?”, Presentation and Proceeding at the Lokakarya Pengajaran Konstruksi Beton dan Mekanika Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, 13-14 July 2005. (down-load PDF 180 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2005b). “Evaluasi Kinerja Struktur Baja Tahan Gempa dengan Analisa Pushover”, Presentation and Proceeding at the Civil Engineering National Conference Sustainability Construction & Structural Engineering Based on Professionalism, Unika Soegijapranata, Semarang, 17-18 Juni 2005 (down-load PDF 784 kb)
- Wiryanto Dewobroto. (2005a). “Simulasi Keruntuhan Balok Beton Bertulang Tanpa Sengkang dengan ADINA TM”, Proceeding at the Seminar Nasional Rekayasa Material dan Konstruksi Beton 2005, Jurusan Teknik Sipil – ITENAS, Bandung, Sabtu, 4 June 05. (down-load PDF 453 kb)
- Katili, I., Dewobroto, W. (1998). “Analisa Non-linear pada Rangka Batang Ruang dengan Metode Elemen Hinggaâ€, Presentasi dan Prosiding Seminar FTUI Depok : Quality in Research, 4-7 Agustus 1998, ISBN 979-8427-17-3
|
salut buat bapak, semoga saja bisa menjadi dosen yang benar-benar dosen.
berguna bagi orang-orang sekitarnya, bangsa dan negara.
salam hangat
Saya sangat terkesan dengan blog-blog Bapak. Bagi saya ini sangat memberikan wawasan yang luas dalam ilmu pengetahuan khususnya bidang konstruksi sipil. Terima kasih buat Bapak atas blog-blog yang menarik untuk dibaca dan dipahami isinya. Saya harap terus diupdate isi dari blog-blog Bapak ya Pak demi mencerdaskan kehidupan bangsa!!!
Sampai bertemu kembali ya Pak dengan blog-blog yang terUpdate ya Pak. Saya menunggu Pak! Terima Kasih.
siang bapak Wiryanto Dewobroto….
syalom
saya seorang mahasiswa teknik sipil di Sekolah Tinggi di yogyakarta…saat ini sedang mengerjakan TA struktur.
maaf sebelumnya…saya ingin bertanya kepada bapak,saya merencanakan ulang sebuah gedung dengan lima lantai,penghubung antar lantai menggunakan tangga dan lift.
yang saya tanyakan..pada waktu penghitungan pembebanan apakah beban lift dimasukan dalam hitungan atau tidak..?? mohon penjelasannya…..
sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
Tuhan Berkati…
salam kenal..
sudah lama saya mendengar nama besar bapak..
saya peserta KJI 3 dan 4 dari STTNas…
saat ini saya sedang menyusun skripsi perencanaan gedung bertingkat tinggi dengan basement 2 lantai, peraturan yang saya gunakan SNI 2002. saya banyak melihat perencanaan gedung bertingkat tinggi yang tidak merencanakan beban angin pada gedungnya. kalau dari new york state code beban anginnya diperhitungkan tapi nilainya cukup besar. didalam PPIUG 1983 ada aturan pembebasan beban angin yg berbunyi “Apabila perbandingan antara tinggi gedung dan lebar gedung dan struktur dari gedung itu adalah sedemikian rupa, hingga tidak diperlukannya peninjauan beban angin, maka juga untuk gedung dengan tinggi lebih dari 16 m dapat diberikan pembebasan atas peninjauan beban angin” .
yang menjadi pertanyaan saya apa maksud dari struktur gedung yang sedemikian rupa seperti dicantumkan dalam peraturan tersebut? saya sangat berharap bapak bisa membantu saya.terima kasih sebelumnya pak.
hormat saya I Putu Agus Bayu Krisna Murti.
sdr I Putu,
Untuk menjawab pertanyaan saudara, maka kita perlu memahami dahulu apa fungsi peraturan perencanaan atau code, dan bagaimana kita harus memahaminya.
Pada dasarnya, peraturan hanyalah peraturan minimum yang harus ditaati yan sifatnya generik. Harapannya agar memberi rasa aman kepada masyarakat pengguna bangunan yang direncanakan tersebut.
Jadi tidak berarti jika ada statement yang seperti itu, maka langsung ditelan mentah-mentah. Sebagai engineer anda harus melihat latar belakang pemakaiannya. Kenapa bisa diabaikan dan kenapa harus diikuti. Pengalaman menunjukkan bahwa bangunan bertingkat tinggi, dimana lantainya dari beton maka pada ketinggian sampai 40 lantai, biasanya yang menentukan adalah pembebanan dari gempa. Karena di Indonesia tidak ada badai seperti di USA maka pembebanan angin tidak menentukan. Karena pengalaman itulah, maka dalam perencanaan tidak diperlukan analisis struktur terhadap angin. Tetapi semakin tinggi bangunan, seperti menara kembar di Lippo Karawaci yang terlihat langsing (yaitu ketinggian sampai > 50 lantai) ternyata beban angin cukup dominan. Ini menurut pak Davy sebagai perencananya, jadi angin tidak bisa diabaikan.
Bahkan untuk bangunan yang tinggi, efek angin tidak hanya diperhitungkan pada kekuatannya saja (tidak rusak) tetapi juga terkait dengan kenyamanan. Bayangkan jika pada ketinggian tersebut lalu timbul goyangan yang membuat penghuninya pusing, tentu tidak ada yang mau tinggal. Lha kalau soal ini, wah lebih susah analysisnya. Jadi kayakanya soal tentang angin tidak sesederhana yang kita duga.
pak wir , sy salah satu mahasisw T.Sipil D3 yg lagi TA, Judulnya “Kajian Numerik Analisis Lentur Balok Beton Bertulang dengan Metode kompatibilitas”
saya udah baca jurnal p’ wir tentang analisis lentur balok (kurva teg-reg PCA)
saya pesan buku bapak tentang rekayasa kons dengan aplikasi visual basic 6.0. Tapi gaka ada lagi pak.
kalo bisa saya minta file perhitungan analisis lentur balok itu,
yg lebih rinci ,TA sy membandingkan hit matlab dengan manual analisis. Tx
Salam kenal,
Pak Wiryanto Dewobroto,
Saya merupakan seorang mahasiswa Teknik Sipil di Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat. Dalam proses pembelajaran di kampus dengan materi perkuliahan yang saya amati ternyata tidak semua metode ataupun teori yang terdapat dibahan-bahan ajar atau buku-buku referensi yang dapat kami pelajari mengingat karakteristik alam baik secara geofrafis maupun astronomis berbeda dengan daerah di pulau Jawa.
Kondisi Tanah didaerah kami di Pulau KALIMANTAN terutama KALIMANTAN BARAT memilki karakteristik yang sangat berbeda dengan dipulau Jawa. Karakteristik Tanah kami hampir didominasi oleh Lempung dan lanau dan sangat sulit sekali menemukan tanah keras kecuali di daerah perbukitan.Daerah kami bukanlah daerah Gempa namun rentan terhadap Banjir baik itu akibat hujan maupun Banjir ROB. Di Pontianak hampir dikatakan belum ada bangunan yang dapat berdiri di atas lebih dari 40- 60 lantai karena struktur tanah yang lembek.
Bagaimana pandangan Bapak terhadap kondisi ini ? Hal-hal apa yang harus kami perhatikan menghadapi tantangan ini. mohon pendapatnya. Terima kasih.
siang bapak
saya adalah mahasiswa teknik sipil, saya ingin menanyakan tentang perencanaan beban akibat lift pada struktur gedung, dan beban tersebut masuk dalam beban statik(hidup), ataukah beban dinamik? karena lift digerakan mesin. mohon penjelasannya….terima kasih
Maaf Pak. Ketemu lagi. Udah lama yah Pak. Mudah2an masih ingat saya.
Sebelumnya terima kasih atas banyak ilmu yang Bapak berikan dan tularkan kepada kami.
Sekarang sy di Jayapura Papua, selain menjadi kontraktor, saya juga tetap berusaha mengabdi dengan menjadi dosen luar, di UNCEN Papua. Kebetulan saat ini sy mengajar SAP 2000, maaf sebelumnya banyak metode pengajaran termasuk salah satu buku panduan memakai buku Bapak (Aplikasi Rek. Kons. dgn SAP 2000). Buku ini juga sy rekomendasikan kepada mahasiswa sy.
Ok pak, sy rasa sementara begitu dulu.
Lama tak berjumpa, baru terasa makna saat bersua.
Terima kasih Pak atas banyak kesabaran dan ilmunya
Tolong sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya juga kepada yang spesial Pak Har, Pak David, Bu Minawaty, dan Dosen-dosen lain.
NB: bisa minta email langsung Bapak? Kebetulan ada pertanyaan yang sedikit membingungkan sy, mengenai SAP 2000.
Sekali lagi Terima Kasih Pak Wir…
pak numpang nanya ni…
klo beban angin ada pembebasan..
gmn klo beban gempa?
apa perlu sekolah 2 tingkat dengan ukuran 22 x 54 m dan ketinggian 10 m ditinjau terhadap beban gempa juga??
bagaimana….mengitung beban lift pada menara???????apakah di asumsikan beban tersebut membebani lantai paling atas lalu di salurkan atau tiap lantai mendapat beban kejut pada lift….jika diSAP bagaimana pengelolaan beban lift tersebut……terima kasih sebelumnya pak
SAYA MAU MENDOWNLOAD SNI 03-1727-1989 TENTANG PERATURAN PEMBEBANAN UNTUK GEDUNG DAN PERUMAHAN, TAPI TIDAK ADA YANG KOMPLIT. TOLONG BAPAK BANTU SAYA UNTUK MENDAPATKANNYA.TANKS