Archive for the 'pemikiran' Category

Apr 17 2008

dag-dig-dug makin baik !

Published by Wiryanto under pemikiran

Terus terang blog-ku di dag-dig-dug ini sebelumnya hanya aku pakai sebagai cadangan. Bagaimana tidak, karena editornya hanya memakai mode html. Kuno begitu. :)

Continue Reading »

No responses yet

Mar 17 2008

negeri makmur atau demokrasi

Published by Wiryanto under Opini, pemikiran

Pagi ini pukul 5.00 udah di jalan, rute standar bekasi-kali malang-pintu tol jatibening –terus–pintu tol karawaci-kampus UPH Lippo Karawaci. Kelihatannya ini rute kayak Jogja-Magelang, atau mungkin lebih jauh. Ini setiap hari lho. Untuk lima tahun ini ditugasin belajar, jadi hanya dua dari lima hari kerja aku harus menempuh perjalanan tersebut.

Jadi kalau aku lulus nanti ada plus dan minusnya, plus jelas karena punya gelar akademis lebih tinggi, tapi minus karena harus setiap hari menyusuri jalan-jalan ibukota yang itu-itu. Nggak menarik lha, jalan yang macet-macet gitu.

Itulah hidup, ada sisi senang, ada sisi yang berlawanan. Ternyata itu juga berlaku umum, seperti pasangannya aja. Kenapa begitu ?

Ini di radio BBC, yang aku dengar selepas Tomang, jalannya berlawan arus sehingga terasa lebih lenggang, pagi-pagi juga. Jadi nggak perlu cepet-cepet mengendari mobilnya. Sambil lintong-lintong di jalur kiri, agak lambat, sambil mendengarkan radio. Ini berita yang mengena adalah berita tentang suasan pemilu di Malaysia.

Tahu sendiri khan, kalau barisan nasional hanya menang tipis, yang kata komentator radio BBC sebagai indikasi ketidak-puasan rakyat terhadap pemerintahannya Badawi. Beritanya banyak yang kecewa lho, bahkan pak Mahathir, yang dulu menjagokannya juga ikut-ikut mencela. Bahkan dibilang bahwa pilihannya salah. Gitu. Yah, bener juga, dalam politik katanya nggak ada yang abadi. Lho emangnya di luar politik, juga abadi ?

Orang Malaysia juga pada kecewa ? Kecewa kena apa ya ?

Agak bingung juga, padahal menurut pandangan kita, negeri tersebut khan relatif cukup maju, bahkan menjadi negeri tujuan banyak rakyat negeri ini. Ini benar lho, tidak hanya pada level TKI tetapi juga pada level engineer, yang notabene adalah terpelajar, tingkat menengah begitu. Bahkan sekarang, Malaysia menjadi negeri tujuan anak-anak muda untuk menempuh pendidikan tinggi, di level doktor juga.

Jadi di tingkat ekonomi, kelihatannya tidak ada masalah, karena disana lapangan kerja lebih banyak peluangnya, juga kelihatannya jarang terdengar berita bahwa negeri tersebut banyak terkena bencana alam. Nggak seperti di negeri ini, yang mewarna-warni.

Jadi tidak salahlah kalau Malaysia dapat disebut negeri makmur, ya relatiflah, yaitu jika dibanding dengan negeri ini.

Tapi di pemberitaan di radio BBC tersebut, diinformasikan bahwa rakyar di sana pada takut untuk menyampaikan pendapat, yaitu ketika reporter radio tersebut kesulitan menemukan orang-orang di sana yang mau berpendapat di radio tersebut.

Jadi Indonesia lebih unggul dalam hal kebebasan pendapat dibanding Malaysia.

Jika anda, masyarat boleh memilih, mana yang lebih baik. Makmur secara ekonomi tapi nggak boleh ngomong, atau boleh ngomong sesuka hati akan ketidak-makmuran ekonomi dan tidak ada yang ditakuti, karena memang nggak ada yang peduli. :P

Itulah manusia, nggak pernah puas-puas.

One response so far

Feb 28 2008

koq jadi tukang ngeblog

Published by Wiryanto under pemikiran

Jadi tidak terasa bahwa ternyata cukup banyak yang menyediakan fasilitas ngeblog gratis. Jadi tinggal punya sambungan internet, dan punya kemauan nulis, ya sudah begitu.

Itu semua dapat aku lakukan secara relatif murah karena mendapat dukungan fasilitas internet 384 kb yang 24 non-stop dari First-Media yang hanya membayar setiap bulannya 100 ribu. Lumayanlah, hanya terasa agak sedikit kalah dibanding speedy yang kadang-kadang tagihannya mencapai 400 ribu karena over quota (yang hanya 1 giga itu).

Continue Reading »

One response so far

Feb 07 2008

informatika sipil, apa itu ?

Published by Wiryanto under Opini, pemikiran

Banyak orang menganggap bahwa eksiklopedia Wikipedia adalah sangat hebat dan akurat. Semula akupun menganggap demikian, khususnya untuk topik-topik yang belum aku ketahui, yaitu topik di luar bidang profesiku. Tetapi selanjutnya, ketika membaca penjelasan Wikipedia (berbahasa Indonesia) tentang bidang teknik sipil, aku mulai ragu. !?!?! Banyak uraian yang diberikan terasa janggal !

Continue Reading »

No responses yet

Agu 26 2007

skripsi, emangnya perlu ?

Published by Wiryanto under Opini, pemikiran, skripsi

Pak Wir, saya mau nanya : “buat apa sih mahasiswa bikin skripsi pakai standar-standar penulisan, pengujian di depan reviewer dsb. Kalau toh akhirnya skripsinya cuma jadi tempat hinggapnya debu di perpustakaan“.

Gimana kalau syarat jadi sarjana itu hasil penelitiannya bisa dipakai oleh masyarakat. Nah ketika outputnya ke masyarakat sudah jelas, tim penguji tanyain aja tuh yang make, kalau yang make puas, lulus deh, kalau nggak puas, perbaikan lagi !

He, saya nggak becanda kog pak, hasil penelitian saya udah banyak yang pake selama 2 tahun, tapi saya masih terkendala skripsi cuma masalah-masalah penulisan dan urusan administrasi dengan penguji dan instansi.

Syukur deh akhirnya saya selamat jadi sarjana, dan jatuh ke lembah pekerja dan perjuangan saya mulai dari nol lagi (dosen nggak tanggung jawab saya dapat kerja atau nggak), dosen yang dulu nuntut saya ini itu sekarang ganti nuntut adik-adik kelas saya.

Saya ini yang udah lulus dari kampus, sama sekali nggak pernah pake yang namanya “standar penulisan bla bla bla“, saya kerja di bidang saya lo pak, yang terpakai justeru filosofi-filosofi ilmu yang saya pelajari autodidak (kuliah dosen kan cuma tutorial doank), dan proses penulisan skripsi yang menyandera saya 2 tahun di kampus hanya tinggal kenangan.

Untuk menulis laporan kerja, saya punya sekretaris pinter, dan saya cukup buatkan skema di kertas, dia langsung ngetik… jadi deh laporan, mungkin dosen-dosen sebaiknya belajar juga kalau dunia kerja itu bukan hanya kampus dimana dosen-dosen hidup dengan individualismenya, tapi ada pabrik, kantor, toko, pasar, dll.

Pertanyaan dan pernyataan di atas tentu mendapat banyak dukungan dari teman-teman yang pernah merasakan bahwa keberadaan skripsi merupakan ganjalan terbesar dalam meraih gelar kesarjanaannya. Skripsi hanyalah beban dan tidak melihat manfaatnya.

Continue Reading »

One response so far

Feb 28 2007

ikut wisuda

Published by Wiryanto under pemikiran

Ya akhirnya, setelah hampir dua tahun, setiap malam pusing membagi waktu untuk anak, suami dan memicingkan waktu untuk belajar (karena siangnya sibuk sebagai profesional juga yaitu dibidang pangan sebagai food-engineer), maka pada hari Rabu ini, tanggal 28 Februari 2007, berakhir sudah secara resmi kewajibannya untuk harus begadangan tiap malam yaitu dengan ikut acara wisudanya dari program pascasarjana di kampus IPB Darmaga, Bogor.

Continue Reading »

No responses yet